ETIKA PUBLIKASI

ETIKA PUBLIKASI

JURNAL ILMU KESEHATAN IMMANUEL BANDUNG

 

Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel (JIKI) dikelola secara mandiri oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung. Diterbitkan pertama kali pada Juni 2004 dalam bentuk cetak, JIKI memuat tulisan-tulisan ilmiah dengan fokus garapan di bidang ilmu kesehatan, khususnya ilmu keperawatan, ilmu kebidanan, ilmu kesehatan masyarakat, ilmu gizi, dan ilmu manajemen pelayanan rumah sakit. JIKI merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line berbasis Open Journal System (OJS) mulai Desember 2017. 

Pernyataan etika publikasi ilmiah yang dianut oleh JIKI merupakan pernyataan kode etik bagi semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi JIKI yaitu pengelola, editor, dan mitra bestari, serta penulis. Etika Publikasi Ilmiah pada JIKI menganut prinsip-prinsip pokok dalam publikasi, yaitu (i) Kejujuran, yakni bebas dari segala bentuk penyimpangan dalam publikasi ilmiah seperti plagiarisme, duplikasi, fabrikasi, dan falsifikasi karya tulis; (ii) Kenetralan, yakni bebas dari persoalan pertentangan kepentingan dalam hubungannya dengan pengelolaan publikasi JIKI; dan (iii) Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan (authorship) kepada penulis.

Penulis disarankan membaca Etika Publikasi Ilmiah ini, dan kemudian mengunduh (download) Pernyataan Etika untuk kemudian dilengkapi dan ditandatangani. Pernyataan Etika ini kemudian dilampirkan sebagai bagian dari kiriman artikel awal Anda (di scan dan file disertakan dengan file artikel).

 

Tugas dan Tanggung Jawab  dalam JIKI

Pengelola Jurnal

Memastikan kontinuitas publikasi jurnal melalui pemenuhan unsur-unsur seperti:

  1. memastikan keberkalaan terbitan JIKI, dan peningkatan kualitas jurnal melalui akreditasi dari badan dan/ atau organisasi terkait,
  2. mengkoordinasikan dewan editor JIKI,
  3. mendefinisikan hubungan antara penerbit, editor, mitra bestari, dan pihak lain yang terkait dengan publikasi JIKI,
  4. mengutamakan prinsip kerahasiaan, baik untuk peneliti yang berkontribusi, pengarang/ penulis, editor, maupun mitra bestari yang terlibat dalam publikasi JIKI,
  5. menerapkan norma dan ketentuan mengenai hak atas kekayaan intelektual,
  6. secara kontinyu melakukan telaah kebijakan jurnal dan menyampaikannya kepada pengarang/ penulis, dewan editor, mitra bestari, dan pembaca,
  7. menyusun panduan kerja bagi editor dan mitra bestari yang terlibat dalam publikasi JIKI,
  8. mempublikasikan JIKI secara teratur,
  9. membangun jaringan kerja sama dan pemasaran,
  10. mempersiapkan perizinan dan aspek legalitas lainnya.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Editor

Memastikan setiap proses penyuntingan naskah (editing) yang akan dimuat dalam JIKI berjalan dengan baik melalui pemenuhan unsur-unsur seperti: 

  1. mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan melalui proses penyuntingan yang semakin bermutu,
  2. mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif,
  3. menjaga integritas rekam jejak akademik penulis naskah,
  4. menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan, dan permintaan maaf apabila diperlukan,
  5. bertanggung jawab terhadap gaya dan format karya tulis, sedangkan isi dan segala pernyataan dalam karya tulis adalah tanggung jawab pengarang /penulis,
  6. secara aktif mengadakan evaluasi rutin untuk meningkatkan mutu publikasi,
  7. mendukung inisiatif untuk mengurangi kesalahan penelitian dan publikasi dengan meminta penulis melampirkan formulir Klirens Etik yang sudah disetujui oleh Komite Etik,
  8. mendukung inisiatif untuk mendidik peneliti tentang etika publikasi,
  9. memiliki pikiran terbuka terhadap pendapat baru atau pandangan orang lain yang mungkin bertentangan dengan pendapat pribadi,
  10. tidak memaksakan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif,
  11. mendorong pengarang/ penulis, supaya dapat melakukan perbaikan karya tulis hingga layak terbit.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Mitra Bestari

Memastikan proses telaah karya tulis berjalan sesuai dengan kode etik publikasi yang berlaku, mengacu kepada prinsip dasar etika publikasi di JIKI, melalui pemenuhan unsur-unsur seperti:

  1. menelaah karya tulis dan menyampaikan hasil penelaahan kepada editor, sebagai bahan penentuan kelayakan suatu karya tulis untuk diterbitkan,
  2. tidak melakukan telaah atas karya tulis yang melibatkan dirinya, baik secara langsung maupun tidak, 
  3. menjaga privasi pengarang dengan tidak menyebarluaskan hasil koreksi, saran, dan rekomendasi dengan memberikan kritik, saran, masukan, dan rekomendasi,
  4. mendorong pengarang/penulis untuk melakukan perbaikan karya tulis,
  5. melakukan penelaahan ulang karya tulis yang telah diperbaiki sesuai dengan standar yang telah ditentukan,
  6. penelaahan kaya tulis dilakukan tepat waktu sesuai gaya terbitan yang dianut oleh JIKI berdasarkan kaidah ilmiah (metode pengumpulan data, legalitas pengarang, kesimpulan, dan lain-lain).

 

Tugas dan Tanggung Jawab Pengarang/ Penulis

Memastikan karya tulis yang diserahkan kepada JIKI sesuai dengan kriteria dan peraturan yang dianut oleh JIKI, melalui pemenuhan unsur-unsur seperti:

  1. memastikan bahwa yang masuk dalam daftar pengarang/ penulis memenuhi kriteria sebagai pengarang/ penulis,
  2. bertanggung jawab secara penuh terhadap pekerjaan dan isi artikel meliputi metode, analisis, perhitungan, dan rinciannya,
  3. mengikuti persyaratan-peryaratan penulisan dasn pengiriman karya tulis yang dianut oleh JIKI,
  4. menanggapi komentar yang dibuat oleh para mitra bestari secara profesional dan tepat waktu,
  5. menginformasikan kepada editor jika akan menarik kembali karya tulisnya, dan
  6. membuat Pernyataan Etika Penelitian yang menjelaskan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain.